PANTUN JENAKA (Ikan dan Raja Kail)

Kalau ke pasar memberi ikan
Tidak lupa membeli asam
Saat Ikan memeluk Senapan
Semua kail bermuka masam

Tukar ketapang dengan ikan
Pemilik ikan pastilah senang
Walau ikan memeluk senapan
si Raja kail tetap menyerang

Dari padang ke kota medan
Dendangkan dangdut di Tanah Deli
Ikan memanggil Nyi Blorong
Si Raja kail patah hati

Pukul tujuh tiba di sekolah
Meja dan kursi tidak dibanting
Karena mereka sama tak ada kalah
lama-lama mereka berunding

Kalau ke medan membeli anggur
Setelah habis menjual gulai
Ikan dan Raja kail bisa akur
Mengapa kita tak hidup damai

Tinggalkan Balasan